SMP Pesantren Al-Ma'moen Mempersiapkan Pembelajaran Inovatif Berbasis AI dengan Gemini.
31 August 2026
Cianjur, 29 Agustus 2026 | Ada banyak perjuangan yang tidak selalu terlihat di balik sosok seorang guru. Ada waktu yang dipersiapkan sebelum kelas dimulai, ada materi yang disusun ketika orang lain telah beristirahat, ada kesabaran yang terus dijaga, dan ada doa yang diam-diam diselipkan untuk setiap murid. Karena menjadi guru bukan hanya tentang berdiri di depan kelas. Guru adalah seseorang yang setiap hari menanam, meski belum tentu ia yang akan melihat pohonnya tumbuh.
Semangat untuk terus bertumbuh itulah yang hadir dalam kegiatan “Mempersiapkan Pembelajaran Inovatif Berbasis AI dengan Gemini” yang diikuti oleh seluruh guru SMP Al-Ma’moen Cianjur pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Semy Santi Aryanti, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber dan diawali dengan sambutan Kepala Sekolah SMP Pesantren Al-Ma’moen, Bapak H. Dede Muharamsyah, S.Psi., M.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah mengajak para guru untuk terus membuka diri terhadap perkembangan teknologi. Sebab zaman terus bergerak, dan pembelajaran perlu ikut menemukan cara-cara baru agar tetap dekat dengan kebutuhan murid. Bersama narasumber, para guru tidak hanya mendengarkan materi. Mereka mencoba, mengeksplorasi, bermain, dan mengenal berbagai fitur Gemini AI yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Mulai dari mencari ide kegiatan yang lebih kreatif bersama siswa hingga membantu pekerjaan administrasi guru agar lebih efektif.
Namun, AI bukanlah pengganti guru. AI hanyalah alat. Seperti kompas yang membantu menunjukkan arah, tetapi guru tetap menjadi seseorang yang memilih ke mana perjalanan pendidikan akan dibawa.
Teknologi dapat membantu menyusun materi.
Tetapi guru yang memahami karakter murid.
Teknologi dapat menawarkan ide.
Tetapi guru yang tahu kapan seorang anak membutuhkan dorongan.
Teknologi dapat meringankan pekerjaan.
Tetapi sentuhan manusia tetap menjadi bagian yang tidak tergantikan.
Pada akhirnya, belajar tentang AI bukan hanya tentang mengejar teknologi. Ini tentang menjaga agar guru tetap tumbuh di tengah zaman yang terus berubah. Sebab sebelum mengajak murid untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, guru terlebih dahulu harus menunjukkan bahwa belajar memang tidak pernah selesai.
Hari ini guru belajar. Esok ilmu itu dibawa ke kelas. Dan di sana, perjuangan seorang guru kembali berubah menjadi cahaya bagi murid-muridnya.